Posted by: Edukasi Thursday, December 21, 2017


Mahasiswa progam studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia semester 5B (PBSI 5B), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) menggelar pementasan drama, Selasa (19/12/2017).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Korpri Pemkab Madiun ini, menyajikan sebuah drama yang berjudul “CIPOA” karya Putu Wijaya, yang disutradarai oleh Mamik Wae.
Penonton datang berbondong-bondong untuk menyaksikan pentas drama PBSI 5B ini mulai dari mahasiswa, dosen, serta warga kampus hingga yang dari luar kampus dengan antusias, karena mengingat pentas drama dari progam studi PBSI UNIPMA diadakan kurang lebih setahun sekali, tentunya membuat penikmat drama tidak sabar untuk menyaksikan pertunjukan apik yang telah dinanti-nantikan.

Acara berlangsung mulai pukul 19.00 WIB dan selesai pada pukul 21.30 WIB dengan mempersembahkan lakon drama yang menghibur para penonton disetiap adegannya. Pentas berjalan dengan lancar dengan diakhiri tepukan meriah dari penonton menandakan bahwa mereka puas dengan pertunjukan yang telah disajikan. Diakhir penghujung acara dilanjutkan dengan sarasean, untuk sharing bersama antara pemain dan penonton.

“Harapan dari pentas drama ini khususnya PBSI 5B mampu mengambil hikmah selama proses yang telah dijalani, kalau untuk teman-teman penonton mampu mendapat ilmu lewat sebuah pertunjukan teater”, ungkap Andy Setiawan selaku ketua panitia yang ditemui diakhir acara. Ia juga berpesan kepada semua teman-teman bahwa ilmu tidak hanya didapatkan didalam kelas saja, tetapi didalam sebuah seni banyak ilmu yang mampu didapat.

Andy juga berkata untuk proses sebelum latihan dilakukan selama 3 bulan tetapi tidak bersih, banyak terpotong oleh libur dan menyiapkan propertinya serta menuai banyak kendala saat sesi latihan. “Untuk nyiapin acara ya jelas latihan, proses yang awalnya juga ada kendala bongkar pasang pemain, tapi menurut saya teman-teman 5B mampu beradaptasi dengan cepat” tambahnya. “Kesadaran dan didikan yang tepat membuat kami kuat dan kompak, sehingga puncaknya mampu mementaskan drama ini”, tutup Andy selaku ketua panitia yang juga bermain dan berperan dalam drama sebagai “Mandor”. (Rian)

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2015-2016 Pers Mahasiswa Edukasi - Modified by Tomas Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -