Posted by: Edukasi Tuesday, December 19, 2017

Politik hampir setiap hari menjadi perbincangan publik baik di media informasi maupun obrolan masyarakat umum karena banyak sekali masalah yang timbul dari dunia politik dan hangat untuk di bicarakan. Masalah yang sering muncul pada dunia politik adalah kasus korupsi yang dilakukan oleh para pejabat politik yang sangat merugikan bangsa Indonesia. Kasus korupsi yang terjadi di karenakan kurang sadar nya para pejabat terhadap tanggung jawabnya sebagai pengabdi masyarakat yang sudah di pilih secara langsung oleh rakyat serta kurang sadar nya terhadap nilai-nilai dalam pancasila yang menjadi dasar bagi seluruh masyarakat Indonesia.


Guna memberikan kesadaran tentang arti penting nya politik kepada mahasiswa serta dalam rangka persiapan memasuki tahun politik pemilihan kepala daerah dan pemilihan presiden 2018-2019 UNIVERSITAS PGRI MADIUN telah mengadakan Seminar Nasional Kebangsaan pada tanggal 13 Desember 2017 di Graha Cendekia. Dalam seminar tersebut mengangkat tema "Pemilihan Kepala Daerah yang Bersih dan Bermartabat Berdasarkan Nilai-nilai Luhur Pancasila". Tema tersebut sesuai dengan kondisi politik di Indonesia saat ini yang bertolak belakang dari nilai-nilai luhur pancasila salah satunya sering kita lihat di lapangan yaitu praktek money politik. Seharusnya dalam berpolitik calon peserta pemilu turun langsung ke lapangan dengan melihat kondisi masyarakat saat ini dengan demikian mereka dapat membuat trobosan-trobosan yang sesuai dengan kondisi masyarakat. Dalam seminar tersebut beberapa tokoh penting Indonesia turut hadir sebagai narasumber yaitu Arief Budiman (Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia – KPU RI) serta Prof. Dr. Haryono, M.Pd (Deputi Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila – UKP PIP). Peserta yang hadir tidak hanya dari kalangan mahasiswa melainkan juga para calon peserta pemilu 2018-2019. Dalam sambutan nya Rektor UNIVERSITAS PGRI MADIUN Dr. H. Parji, M.Pd menyampaikan bahwa"kita tidak boleh antipati maupun cuek terhadap politik karena bagaimanapun bangsa ini lahir dari sebuah kesepakatan politik termasuk di kalangan kampus tidak boleh alergi dengan politik tetapi pertanyaan mendasar bagaimana seharusnya kita bisa memposisikan politik kita sebagai politik yang beragam politik yang berintegritas sehingga diharapkan dapat mengahasilkan pemimpin yang berintegritas". Pemimpin berintegritas haruslah sadar dengan tugas serta wewenang mereka yang sesuai dengan nilai-nilai dalam pancasila karena pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang sudah di rumuskan oleh para pejuang bangsa. Pancasila hadir tidak hanya untuk di ucapkan melalui kata-kata namun yang terpenting adalah pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari. Para pejuag sadar bahwa Negara Indonesia akan selalu mengalami perkembangan oleh karena itu pancasila di susun untuk dapat hadir dalam kondisi apapun.

"Sebagai Ideologi pancasila semua hal yang terkait dengan kebijakan birokrasi kebijakan negara itu harus di landasi oleh ideologi pancasila" ujar Harryadin Mahardika sebagai peserta seminar nasional serta mantan ketua pers mahasiswa UNIVERSITAS INDONESIA. Selain itu beliau juga berpesan selaku mantan ketua pers mahasiswa jadilah lembaga pers yang berwawasan keilmuan dengan cara melakukan riset maupun pengabdian masyarakat karena pers mahasiswa adalah pers yang berwawasan keilmuan.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2015-2016 Pers Mahasiswa Edukasi - Modified by Tomas Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -