Posted by: Edukasi Wednesday, January 18, 2017


Madiun- Minggu kedua bulan Januari adalah masa-masa UAS bagi mahasiswa UNIPMA. Untuk semester gasal prodi PGSD, UAS tidak melulu soal kertas dan bolpoint. Ya, disana ada mata kuliah seni tari-drama yang setiap tahunnya selalu mengadakan pagelaran seni tari-drama bagi mahasiswanya. Oleh sebab itu, untuk mengetahui penyelenggaraan pagelaran ini, kami meminta keterangan dari Ibu Hartini, S.Sn, M.Pd. yang merupakan salah satu dosen pengampu mata kuliah ini.
Berdasarkan keterangan beliau, pagelaran ini diikuti oleh seluruh kelas prodi PGSD semester 5 dari kelas 5A-5L dengan anggota tiap kelompok 6-8 orang, terdiri dari 81 kelompok yang mana dari 12 kelas tersebut mata kuliah seni tari-drama diampu oleh bu Hartini dan bu Dewi Triyanasari. Pagelaran ini diselenggarakan selama 4 hari dan setiap harinya ada 2 kloter, dengan masing-masing kloter 10 kelompok, mulai hari Senin (16 Januari 2017) hingga Kamis (19 Januari 2017) yang mana untuk pembagian waktu tampil adalah dengan cara perwakilan tiap kelompok dari 12 kelas mengambil nomor undian, yang mengambil nomor undian pun bervariasi, tdk monoton, jadi yang tmpil dan menonton bisa dari beberapa kelas,tidak hanya satu kelas untuk menambah kemeriahan pagelaran.
Menurut bu Hartini, tujuan diadakannya pagelaran ini yaitu untuk mengembangkan seni tari dan membekali mahasiswa PGSD dalam bakat seni tari agar nantinya bisa mengajarkan pada anak didik. Beliau juga menambahkan bahwa pagelaran ini adalah salah satu bentuk evaluasi proses pembelajaran, maka yang menilai adalah bu Dewi dan bu Hartini, tetapi masing-masing menilai kelas yang diampu saja agar lebih adil. Kriteria penilaiannya terdiri dari wiraga, wirama dan wirasa penari, kekompakan dalam team, dan partisipasi di kelas selama proses pembelajaran.

Harapan beliau sendiri dengan diadakannya pagelaran ini adalah supaya mahasiswa lebih dapat merasakan,menghargai dan mengembangkan seni yang dimulai dari diri pribadi. Selain itu, agar mahasiswa dapat mengajarkan seni tari ini di sekolah ketika nanti PPL digunakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat saat KKN. Ririn Dewi L.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2015-2016 Pers Mahasiswa Edukasi - Modified by Tomas Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -