Posted by: Edukasi Thursday, December 29, 2016


Kamis 29 Desember 2016, IKIP PGRI MADIUN mengadakan seminar yang dilaksanakan bertepatan di GRAHA CENDEKIA yang mengangkat sebuah tema “Mencegah Dampak Buruk Narkoba dan HIV di Perguruan Tiinggi”.
            Acara ini dihadari kurang lebih 1100 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan instansi dari IKIP PGRI MADIUN dan juga para undangan luar instansi
            Sambutan dari ketua penyelenggara dengan harapan terselenggaranya seminar dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba dan dapat mengaplikasikan kepada orang banyak. Yang kemudian acara dibuka oleh Wakil Rektor II, selaku yang mewakili Rektor karena berhalangan hadir, kemudian dilanjutkan penyerahan cindra mata kepada pemateri.
            Acara ini dipimpin oleh Agita Risma Nurhikmawati, S.Hum, M.A. selaku moderator, dan pemateri yang telah didatangkan bernama Soubar Isman, SH, MH, M.Pd, M.BG, M.Sc. Kemudian Yuda Novianto selaku konselor adiksi BNN yang bertugas di provinsi Jawa Timur dan Arlita Yunarso.

            Bapak Soubar menjelaskan bahwa bagaimana bahaya mengkonsumsi narkoba dan pentingnya menjauhi narkoba demi generasi anak muda NKRI. Beliau menerangkan bahwa banyaknya pengonsumsi narkoba di Jawa Timur. Pengadaan peraturan keras terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkup kampus adalah salah satu harapan dari Bapak Soubar. Adapun penyelundupan yang terjadi dengan bermacam cara, mulai dari dimasukkan kedalam sebuah barang dan sampai dalam organ tubuh manusia, ungkapnya.
            Yuda Novianto, juga merupakan salah satu mantan pengguna dan pengedar narkoba ini menceritakan tentang latar belakang hidupnya yang berjuang untuk sembuh dan berhenti dari narkoba dan memulai kehidupannya kembali dengan prestasi yang luar biasa. Salah satu motivasi ia adalah “dengan segala kekurangan saya dari background yang kacau, namun saya bisa berdiri disini dihadapan kalian. Apalagi kalian semua yang sampai sekarang masih hidup sempurna”.
            Adapun mantan pengidap HIV AIDS, Arlita Yunarso. Ia bercerita tentang bagaimana ia berjuang melawan sakitnya untuk proses penyembuhan. Riwayat kehidupan beliau sangat miris dengan melihat perjuangannya, tetapi sekarang beliau sekarang dapat memberi motivasi dan manfaat bagi banyak orang.
            Seminar ini sangat bermanfaat bagi pengetahuan mahasiswa tentang bahaya narkoba dan HIV AIDS. Juga diharapkan dapat menambah kewaspadaan untuk tidak terjerumus kedalam hal negatif tersebut.
            Acara berlangsung lancar dan hikmat dari awal sampai ujung acara.

                                                                                                                           Reporter Rian / FG Dian

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2015-2016 Pers Mahasiswa Edukasi - Modified by Tomas Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -