Posted by: Edukasi Saturday, November 05, 2016


Daya saing yang semakin tinggi menyebabkan para generasi bangsa harus ikut serta dalam berkontribusi, seperti yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Akuntansi (HIMADIKSI) IKIP PGRI MADIUN yaitu dengan mengadakan olimpiade akuntansi se-Jawa Timur tingkat SMK dan SMA. Acara ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi siswa-siswi SMK dan SMA untuk berkompetitif serta unggul dalam bidang akuntansi.
Sebanyak 100 peserta yang mengikuti Olimpiade akuntansi se-Jawa Timur ini berasal dari Karesidenan Madiun. Untuk juri yang terlibat dalam olimpiade akuntansi ini berasal dari dosen Prodi Akuntansi IKIP PGRI MADIUN yang telah berpengalaman dan juga Alumni HIMADIKSI. Olimpiade ini melibatkan ruangan 3 Prodi yang ada di IKIP PGRI MADIUN yaitu Prodi Biologi, PBSI, Pendidikan Ekonomi dan juga ruangan milik Pendidikan Akuntansi sendiri. Acara dimulai pada pukul 8 pagi hingga pukul 3 sore pada 5 November 2016 di Kampus 1 IKIP PGRI MADIUN.
Pemenang dalam Olimpiade akuntansi se-Jawa Timur inipun juga akan dibedakan antara siswa SMK dan SMA. Juara 1 dari kelompok SMK diraih oleh Muhammad Azizi Yusuf dari SMKN 2 Madiun dan untuk juara 1 kelompok SMA diraih oleh Muhammad Thareq S dari SMAN 2 Magetan.
"Konsep acara olimpiade akuntansi ini nantinya antara siswa SMK dan SMA kita bedakan menjadi kelompok yang berbeda tetapi sebelum masuk ke olimpiadenya maka peserta diwajibkan mengikuti tes tulis terlebih dahulu untuk mengerjakan 80 soal yang telah disediakan. Setelah mengikuti tes tulis maka akan diambil 10 siswa SMK dan 10 siswa SMA yang didapat dari kumulatif tes tulis yang telah direncanakan." Jelas Vivi Valinska selaku sie acara dalam Olimpiade akuntansi se-Jawa Timur. Acara olimpiade akuntansi ini mengangkat konsep seperti Ranking 1 yang ditayangkan disalah satu televisi Indonesia. "Acara olimpiade ini nanti akan seperti ada Ranking 1 dan dari situlah akan diambil juara 1 sampai 3 dan juga ada juara harapan" tambah Vivi.
Olimpiade Akuntansi se-Jawa Timur tahun ini terdapat sebuah hadiah khusus bagi para juara yaitu apabila masuk IKIP PGRI MADIUN akan dibebaskan tes. "Ini ide dari Bu Dekan FPIPS bahwa bagi para juara nantinya akan bebas tes masuk IKIP PGRI MADIUN dan ini baru pertama kalinya" jelas Sendy Dwi Haryanto selaku ketua panitia. Dengan sertifikat juara yang diperoleh maka para juara dapat memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan oleh Prodi Akuntansi IKIP PGRI MADIUN.
Harapan adanya acara olimpiade Akuntansi se-Jawa Timur diharapkan dapat menambah peserta dan dapat terkenal diseluruh Jawa Timur. "Semoga kedepannya dapat bertambah lagi pesertanya dan terkenal diseluruh Jawa Timur khususnya prodi akuntansi juga memberikan apresiasi bagi siswa yang berkompeten" kata Sendy ketua panitia olimpiade akuntansi se-Jawa Timur. Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Bank BRI cabang Madiun dan juga Toko Juwita yang telah memberikan support dalam acara Olimpiade Akuntansi se-Jawa Timur. (Mal) 

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2015-2016 Pers Mahasiswa Edukasi - Modified by Tomas Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -