Posted by: Edukasi Saturday, May 21, 2016

Dalam menghadapi tantangan persaingan global yang kian memanas, menjadi mahasiswa dengan segudang prestasi saja belum cukup untuk bekal masa depan. Terlebih lagi, saat ini nilai bagus dengan IPK cumlaude tak lagi menjadi jaminan untuk sukses. Maka dari itu, forum himpunan mahasiswa fakultas (FHMF) yang terdiri atas HMFIP, HMFMIPA, dan HIMAFPIPS menyelenggarakan Seminar Nasional Motientrepreneur dan Talkshow Diplomat Success Challenge 2016 di Gedung Graha Cendekia IKIP PGRI Madiun. Acara tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, baik mahasiswa IKIP PGRI Madiun maupun dari luar, umum, serta dihadiri oleh Wakil Rektor 3 IKIP PGRI Madiun, Drs. R. Bekti Kiswardianta, M. Pd., dekan dari ketiga fakultas, dosen, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Ziyyan Alieffia Alfika selaku ketua panitia menyampaikan tujuan diadakannya seminar tersebut untuk meningkatkan pengetahuan tentang kewirausahaan, meningkatkan motivasi mahasiswa untuk berani berwirausaha, serta teraktualisasinya potensi diri dalam bidang kewirausahaan secara kreatif, inovatif, dan mandiri. 

Seminar yang bertema “Menciptakan Entrepreneur Muda Kreatif dan Inovatif” tersebut turut mengundang motivator dan isnpirator handal, Bapak Zaenal Abidin (Rektor Institut Kemandirian Dompet Dhuaffa) serta Ibu Dewi Tanjung Sari (CEO DE Tanjung Indonesia) sebagai pemateri. Dipandu oleh moderator Ibu Fira Finandita, sesi materi oleh Zaenal Abidin menuturkan bahwa untuk menjadi sukses, tidak perlu modal banyak karena yang terpenting adalah kemauan dan tindakan (action). Beliau juga menyampaikan kunci menjadi sukses, yaitu kepercayaan dan ketekunan. Hal yang sama juga diungkapkan oleh pemateri kedua, Dewi Tanjung Sari berdasarkan pengalaman pribadi beliau bahwa untuk menjadi sukses tidak perlu bermodal banyak karena yang terpenting adalah berani. Berani kerja keras, berani menjadi yang pertama, berani bermimpi besar, berani berubah, dan berani gagal. Seperti yang dikatakan beliau bahwa “Orang sukses bukan orang yang tidak pernah gagal. Kalau Anda tidak pernah gagal, berarti Anda belum berbuat apa-apa”. Untuk lebih memotivasi para peserta seminar, turut hadir pula Warisatul Hasanah, seorang pemenang Diplomat Success Challenge (DSC) 2015 yang telah sukses membawakan usahanya batik aromatherapy dari Madura ke kancah internasional. 

Dalam wawancaran dengan Ibu Dewi Tanjung Sari ketika ditemui di tempat terpisah, beliau membagikan tips untuk memotivasi diri menuju sukses, yaitu “Tulis mimpi di buku impian, kelilingi dengan orang-orang positif, sering membaca buku motivasi, fokus pada impian. Tak hanya itu, Ibu Dewi juga berpesan kepada mahasiswa IKIP PGRI Madiun, “If you can dream it, you can achieve it”. (Linda)

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2015-2016 Pers Mahasiswa Edukasi - Modified by Tomas Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -