Posted by: Edukasi Saturday, January 30, 2016


CIVICS kembali mengadakan seminar nasional pada hari Sabtu, 30 Januari 2016 di Graha Cendekia IKIP PGRI Madiun. Kali ini bekerja sama dengan program studi PPKn menghadirkan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2009-2013, Bapak Prof. Dr. Mahfud M. D., S. H., S. U., beserta Bapak Kolonel Purwanto, S H., M. M., dari Kementerian Pertahanan RI sebagai pemateri dari luar, sementara pemateri dari dalam adalah Bapak Dr. H. Parji, M. Pd., selaku Rektor IKIP PGRI Madiun. Acara dengan tema “Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila dan Bela Negara di Era Globalisasi” ini diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, guru, dan umum. 

Acara ini diawali dengan sambutan oleh Dekan FPIPS, Ibu Elva Nuraina, S. E., M. Si., sekaligus membuka acara. Selanjutnya acara inti dipandu moderator Bapak Wawan Kokotiasa, S. IP., M. Si., dengan materi pertama disampaikan oleh Bapak Dr. H. Parji, M. Pd., mengenai eksistensi dan revitalisasi nilai-nilai Pancasila pada era globalisasi.  Beliau menyampaikan permasalahan tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila yang luhur itu bisa dipahami, dihayati, dan diamalkan. Materi berikutnya disampaikan oleh Bapak Kolonel Purwanto, S. H., M. M., tentang revitalisasi nilai-nilai Pancasila dan bela negara sebagai komponen pertahanan RI. Beliau berpesan bahwa “Ubahlah dunia dari pribadi kita masing-masing”. Selanjutnya materi inti seminar disampaikan oleh Bapak Mahfud.M.D. yang memaparkan tentang revitalisasi Pancasila sebagai dasar nasionalisme dan konstitusionalisme.

Pada penghujung acara terdapat prosesi penyerahan cendera mata dan juga penulisan pada prasasti oleh Bapak Mahfud. M. D., dan juga Bapak Kolonel Purwanto. Kemudian Bapak Mahfud M. D. berpesan kepada mahasiswa IKIP PGRI Madiun sebagai calon pendidik bahwa “Negara ini milik Anda semua. Jadi, mulai sekarang selamatkan negara ini karena dengan negara merdekalah Anda bisa sekolah dan bisa mempunyai cita-cita. Dan jangan sampai negara ini lemah”. Tak hanya itu, beliau juga mengatakan bahwa “Setiap kebijakan harus didasarkan pada lima nilai Pancasila yang melalui empat tuntunan, yaiktu harus menjaga integrasi, harus membangun demokrasi, harus membangun keadilan sosial, dan harus membina toleransi di dalam perbedaan” karena adanya revitalisasi tidak lain “Agar semua sadar bahwa Pancasila ini milik kita yang bisa menjaga kelangsungan negara kita, baik pengamalan subjektif maupun objektifnya harus dikembangkan”, imbuh beliau. Di akhir wawancaranya, Bapak Mahfud. M. D., menyampaikan dua kata untuk IKIP PGRI Madiun “SEMOGA MAJU”.(Linda/Diah)

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2015-2016 Pers Mahasiswa Edukasi - Modified by Tomas Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -