Posted by: Edukasi Sunday, March 15, 2015

Seledri Alternatif Shampo

Kapan rambut bisa cepat panjang dan bisa hitam alami ? mungkin pertanyaan itu Sering dilontarkan orang yang galau setelah cukur rambut. Kini saya berbagi tips tentang menghitamkan rambut alami dan tentunya menyehatkan. Dijamin kandungan alami bisa protect kelembutan rambut tentunya juga ekonomis.
Indonesia merupakan salah satu negara agraris dengan produktifitas pertanian yang cukup beragam, salah satu komoditas yang vital adalah tanaman buah dan sayuran atau tanaman holtikultura. Masyarakat Dusun Ngerong, Desa Plaosan, Kabupaten Magetan merupakan masyarakat yang mayoritas sebagai petani sayur-sayuran yang memang hasil pertaniannya belum dimanfaatkan secara maksimal dan hanya sekedar dijual di pasar terdekat. Selain itu di daerah tersebut suhunya dingin sehingga sangat cocok utuk ditanami sayur-sayuran. Berdasarkan observasi di atas,  desa Ngerong merupakan sasaran yang cocok untuk menjadi sasaran PKMM” Pembuatan“SHAMPO SLEDRI”sebagai alternatif  penghitam rambut alami di Dusun Ngerong, Desa Plaosan, Kabupaten  Magetan. 
Kini  Mahasiswa IKIP PGRI MADIUN yang bernama Arum Septiana , Antonio T.Y.R.A , Niswatun khasanah dari  program study ekonomi membuat sebuah Program Kreatifitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKMM) yang memberikan inovasi kepada masyarakat desa Ngerong, Magetan ini dengan adanya program-program peningkatan SDM , pelestaian lingkungan dan kreatifitas dengan memanfaatkan daun sledri menjadi produk yang bermanfaat yaitu dengan pembuatan SHAMPO SLEDRI. Dengan adanya program kreatif ini masyarakat dikenalkan ke dalam inovasi baru pengolahan sledri yaitu pembuatan shampoo dengan bahan dasar daun sledri. Mengingat fungsi sledri untuk kesehatan rambut yaitu sledri dapat digunakan sebagai alternative penghitam rambut alami dan penyubur rambut sehingga dengan menggunakan shampoo ini akan lebih sehat.  Disini mahasiswa dari prodi Ekonomi ini memberikan cara bagaimana mengolah atau membuat daun sledri ini menjadi produk yang bermanfaat kepada masyarakat dengan cara observasi terlebih dahulu.
Tujuan dari kegiatan ini yaitu membuat shampo daun sledri dan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di desa Plaosan, kabupaten Magetan. Kemudian untuk melatih masyarakat berinovasi dengan hasil pertanianya yang beragam agar menjadi barang yang bernilai jual tinggi didesa Plaosan, kabupaten Magetan.
Mengenai kilas biaya yang dikeluarkan oleh mahasiswa progam studi ekonomi ini dalam PKMM nya untuk pembuatan shampo sledri secara keseluruhan meracang dan  merealisasikan biaya sekitar Rp. 4.947.000 nan, biaya tersebut merupakan biaya produksi untuk melakukan kegiatan  untuk mendukung pembuatan shampo sledri dan kebutuhan yang bersangkutan lainnya.
Berkat inovasi dan pengabdian masyarakat yang diberikan  oleh Mahasiswa IKIP PGRI MADIUN khususnya mahasiswa program studi ekonomi yang beranggotakan Arum septiana, Antonio T.Y.R.A dan niswatun khasanah. Ini warga dusun Ngerong, desa Plaosan, Magetan bisa menerapkan pembuatan Shampo Sledri yang memiliki nilai jual.

(Lita dwi damayanti/ P.Akuntasi)

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2015-2016 Pers Mahasiswa Edukasi - Modified by Tomas Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -