Posted by: Edukasi Wednesday, March 11, 2015


Acungan jempol untuk prestasi, kata tersebut sangatlah pantas ditunjukan kepada kampus IKIP PGRI Madun, mengapa begitu? Dilihat dari rentetan prestasi yang diraih oleh IKIP menjadikan IKIP sebagai kampus yang sangat diunggulkan. Banyak prestasi yang telah digenggam oleh para dosen-dosennya. Bukan hanya ungkapan kata saja, namun secar fakta dosen-dosen IKIP PGRI Madiun sangatlah produktif dalam berprestasi.
Hal ini dapat dibuktikan oleh beberapa prestasi yang sudah diraih oleh dosen-dosen IKIP PGRI Madiun antara lain dalam prestasi mengajar dulu pada tahun 2010 dosen IKIP PGRI Madiun pernah mendapat penghargaan sebgai dosen terbaik dan terfavorit. Prestasi dari Tri Dharma lainnya adalah hibah bersaaing yang berhasil dimenangkan oleh Dr.Parji,Mpd dan tiga lainnya. Hibah ini berkompetisi di era nasional dimana besaran dana yang berhasil diraik 50.000.000 paling tertinggi.
Kemudian ada juga hibah fundamental research yang berhasil diraih oleh Drs.Muhammad Hanif, M.M., M.Pd. Hibah fundmental ini kebanyakan diraih oleh dosen-dosen sejarah. Selain itu ada juga hibah desertasi doktor yang telah diraih oleh dosen IKIP PGRI Madiun dengan meloloskan 4 judul sekaligus di tahun ini. Hibah ini besaran dananya berkisar 50.000.000 paling tinggi. Ada juga hibah pengabdian IPTEK bagi masyarakat yang berhasil meloloskan 3 judul pada pada tahun ini. Selain untuk masyarakat ada juga hibah pengabdian IPTEK bagi kewirausahaan, hibah ini besaran dananya sekitar 100.000.000. 
Dalam hibah ini juga melibatkan mahasiswa untuk berwirausaha, hal ini bertujuan untuk memberi bekal kepada mahasiswa untuk berwirausaha di masa depan. Dan ada juga hibah penelitian dosen pemula, dimana IKIP PGRI Madiun ini telah berhasil meloloskan 35 judul untuk hibah ini, bahkan hal ini adalah peserta terbanyak yang lolos di antara kampus-kampus yang lainnya sejawa timur.Dan ada juga prestasi dosen IKIP PGRI Madiun secara tim bukan lagi perorangan, yaitu hibah PHKI A dan B, serta mendapatkan juga Anugerah Kampus Unggul, dan termasuk juga prestasi dosen-dosen dalam membimbing PKM mahasiswa. Banyak sekali cara yang sudah dilakukan oleh pihak PPM dalam meningkatkan prestasi para dosen-dosennya, antara lain langkah yang sudah diambil oleh pihak PPM antara lain dengan mengadakan work shop pelatihan-pelatihan penulisan tentang penelitan-penelitian, bahkan juga work shop tentang metode-metode penelitian yang benar.
Selain itu PPM juga mendaftarkan dosen untuk pelatihan penulisan di Kopertisi tujuh. Fungsi dari PPM itu sendiri adalah mengkoordinir penelitian-penelitian, mengembangkan penelitian-penelitian yang belum optimal, membantu prodi-prodi untuk menyiapkan prestasi-prestasi dalam pengabdian kepada masyarakat. Karena dengan prestasi-prestasi dalam pengabdian masyarakat akan membantu akreditasi prodi, pihak PPM berharap agar tiap tahunnya dana yang diraih dalam penelitian diluar semakin besar. Selain itu pihak PPM berharap agar status PPm menjadi madya dan bukan lagi binaan. Dengan status madya maka pihak PPM akan bisa mengelola dana sendiri tanpa melalui negara dahulu dan PPM bisa bekerja sama dengan pihak luar seperti pemerintahan kota dan pemerintahan kabupaten. (Dian)

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2015-2016 Pers Mahasiswa Edukasi - Modified by Tomas Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -