The Annual Ceremony Party KOMFI 14

          Madiun, 15 Maret 2017 telah diadakan malam puncak dies natalis Komfi (Komunitas Mahasiswa Fisika) yang ke 14. Acara ini bernama “The Annual Ceremony Party KOMFI 14”. Untuk dies natalis kali ini Komfi  mengambil tema “Creatifity For Better Future”. Acara puncak dies natalis Komfi yang ke 14 ini dilaksanakan di Graha Cendikia Universitas PGRI Madiun dimulai pukul 18:00 sampi selesai.


          Rangkaian acara dies natalis Komfi yang ke 14 ini dimulai dari pemilihan Duta fisika, Photografi Contest, serta Komfi Islamic Fashion Festival. Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk memperingati berdirinya Komuntas Mahasiswa Fisika Universitas PGRI Madiun, selain itu juga mengasah bakat dan kreatifitas mahasiswa di Universitas PGRI Madiun.Dalam malam puncak dies natalis Komfi ini dibuka untuk umum dengan dresscode Blue. Acara berlangsung meriah dan semarak, terlebih dimalam puncak ini akan diumumkan juara-juara dari lomba yang telah diadakan oleh KOMFI. Acara ini juga semakin meriah dengan bintang tamu TARARONCONG.


          Harapan untuk acara dies natalis Komfi kedepan adalah semoga tahun-tahun depan lebih baik lagi pengadaan acaranya, lebih meriah lagi, serta bisa lebih condong kepada hal-hal yang ada kaitannya dengan Fisika sesuai bidang yang ditekuni olek Komunitas Mahasiswa Fisika ini. (Diah wi, fg: arisma)

Drinking Together DIESNATALIS KOPMA ke-30

          Sederhana dan tidak berbelit-belit begitulah tema yang dipilih KOPMA untuk merayakan DIESNATALIS yang ke 30, Sabtu 11 Maret 2017 lalu. Drinking Together, begitulah tema yang diusung karena termotivasi sebuah film. Pembagian soft drink dan meminumnya dalam waktu yang bersamaan, begitulah kenapa KOPMA memilih tema Drinking Togethar. Meskipun dikatakan bertema sederhana namun acara berlangsung dengan sangat meriah. Ada banyak dancer dan band lokal UNIPMA yang turut serta memeriahkan DIESNATALIS malam itu, seperti MBF Dance, TARARONCONG dan juga Duo KOPMA. KOPMA memilih band lokal UNIPMA sebagai pengisi acara karena mereka ingin menunjukkan bahwa UNIPMA memiliki mahasiswa yang berbakat dan berkualitas. Selain dimeriahkan oleh band dan dancer UNIPMA, acara Drinking Together tersebut  juga dimeriahkan dengan pembagian Doorprize kupon jajan gratis di KOPMA. 

          Meskipun telah berusia 30 tahun KOPMA berdiri sebagai UKM di UNIPMA, namun panitia mengatakan bahwa DIESNATALIS semalam adalah DIESNATALIS yang pertama bagi KOPMA. Seluruh ORGAMAWA di UNIPMA di undang dalam kemeriahan untuk menjalin silaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan rekan sesama aktifis kampus. Meskipun KOPMA menyebar undangan namun acara juga dibuka untuk umum, sehingga pada acara semalam dihadiri banyak mahasiswa dari latar belakang program study dan ORGAMAWA yang berbeda.

          KOPMA sebagai pemasok makanan dan minuman di UNIPMA yakin bahwa dalam Dies kali ini mereka lebih unggul dari segi konsumsi dibanding Diesnatalis ORGAMAWA lain. Seluruh tim panitia berusaha keras untuk kelancaran acara tersebut. Mereka berharap akan menjadi tolok ukur yang baik bagi generasi KOPMA selanjutnya. Melalui program yang telah dijalankan pada kepengurusan tahun ini diharapkan agar kedepannya KOPMA menjadi UKM yang lebih baik lagi. KOPMA ? Bravooo !!!
-Evi Rist

LAUNCHING UNIVERSITAS PGRI MADIUN (UNIPMA) BERAKSI BERSAMA BAND KOTAK



            Universitas PGRI Madiun menggelar pesta launching pembukaan pada tanggal 28 februari 2016. Sebelum pada acara malam puncak pasca peresmian launching Universitas PGRI madiun, pada pukul 13.00 diadakan meet & greet bersama band kotak. Banyak doorprize yang diberikan pada setiap sesi meet & greet kali ini, tetapi untuk mendapatkan doorprize pembawa acara meet & greet memeberikan berbagai pertanyaan dan tantangan untuk setiap doorprize. Doorprize yang diberiakn berupa voucher dari berbagai sponsor dan berbagai souvenir yang unik. Penonton begitu antusias merebutkan setiap pertanyaan dan tantangan yang diberikan untuk mendapatkan doorprize yang telah disipakan oleh Universitas PGRI Madiun. Jerit para penonton menyambut kedatangan personil kotak tidak dapat dihiraukan lagi. Semua terlihat heboh terlebih mereka berebut mengambil foto para personil kotak. Pertanyaan – pertanyaan mulai diberikan kepada personil Kotak, mulai dari awal terbentuknya kotak, prestasi yang pernah dicapai, sampai harapan apa untuk UNIPMA yang baru saja launching.
            Malam puncak pesta launching UNIPMA dimulai pukul 19.00 di halaman GOR Cendekia Universitas PGRI Madiun. Lokasi telah disipakan sedemikian menarik, dengan penjagaan dari anggota MENWA yang ketat. Penututpan jalan di sekitar GOR Cendekia juga dilakukan. Sajian – sajian pada malam puncak begitu isitimewa, dimulai dari Tjandra Kirana  yang membawakan tari dewa ruci dengan kostum merah emas yang disajikan dengan sangat unik. Dilanjut sambutan dari Rektor UNIPMA, Dr.H. Parji, M.Pd. yang menyatakan harapannya terhadap UNIPMA, “semoga bisa berkontribusi kepada Indonesia terutama pada Jawa Timur dalam hal pendidikan dan bisa menghasilkan sarjana – sarjana yang siap kerja.”
            Hujan yang ikut serta hadirpun tidak menyiutkan antusias para penonton untuk tetap menikmati seluruh persembahanyang ditampilkan. Selanjutnya penampilan video profil UNIPMA yang dikemas apik. Kemudian dilanjut acara doa. Tjandra Kirana kembali menunjukkan aksinya dengan tarian Pengimpen yang berkostum hitam-putih. Selain itu pula ada perfome HMFMIPA dance yang seru sekali. Tak absen pula Tara Roncong dari Sadhuta ikut serta meramaikan malam puncak launching UNIPMA.



            Pukul 21.45, acara yang paling puncak serta penampilan yang paling ditunggu-tunggu yaitu aksi Kotak yang mendatangkan jerit seluruh penonton. Penonton melebur menjadi satu disetiap kalangan dari mahasiswa UNIPMA hingga masyarakat umum menyerukan teriakanyya disetiap penampilan Kotak. Kotak menyanyikan 10 lagu populernya. Hujan tak sedikitpun melunturkan semangat para penonton. Acara malam puncak launching UNIPMA sukses digelar dengan sangat meriah dan menghebohkan. (Nikita.FA)

PELANTIKAN REKTOR UNIVERSITAS PGRI MADIUN PERIODE 2017 - 2021

       Turunnya surat keputusan (SK) Kemenristek Dikti pada 3 Januari 2017 secara resmi menandakan tergabungnya tiga perguruan tinggi di bawah naungan PPLP PT PGRI Madiun yang meliputi IKIP PGRI Madiun, STT dan STIE Dharma Iswara Madiun menjadi Universitas PGRI Madiun (UNIPMA). Perubahan ini menghantarkan Dr.H.Parji, M.Pd (mantan Rektor IKIP PGRI Madiun) menjadi Rektor pertama UNIPMA dengan masa jabatan 2017-2021.
       Acara pelantikan rektor pun digelar dengan menghadirkan sejumlah civitas akademika dari ketiga eks perguruan tinggi tergabung di Graha Cendekia (7/2). Serangkaian acara mulai dari pembacaan surat keputusan, pengambilan sumpah, hingga prosesi pelantikan berlangsung lancar dan khidmad. 
    Dalam sambutannya, Dr.H.Parji, M.Pd., selaku rektor terlantik menyampaikan beberapa hal penting terkait langkah pengembangan UNIPMA kedepannya, seperti upaya akreditasi baik program studi maupun institusi, penataan manajemen, pengaturan fakultas beserta alih posisi dekan, penyusunan pejabat struktural, penyempurnaan sarana dan prasarana, peningkatan kesejahteraan dosen dan mahasiswa, serta memperkuat kerja sama dengan dunia industri. Seperti yang disampaikan beliau bahwa kedepannya Universitas PGRI Madiun yang terdiri atas 24 program studi akan terbagi menjadi lima fakultas. Adapun untuk prodi baru khususnya farmasi dan ilmu keolahragaan akan dilakukan penataan dan pemenuhan SDM seperti perekrutan dosen, tenaga ahli, dan laboran. 
Terkait penghargaan Anugerah Kampus Unggul (AKU) yang telah diraih beberapa tahun berturut-turut, beliau akan terus mengupayakan untuk kembali meraih AKU perdana setidaknya dalam tiga tahun pertama. 
     
Di akhir sambutannya, Dr.H.Parji, M.Pd., memohon doa restu kepada para hadirin untuk kinerja satu periode ke depan dan berjanji akan konsekuen menjalankan amanah yang diemban dengan baik. Beliau juga mengimbau seluruh civitas akademika untuk bersama-sama memajukan UNIPMA, “Mari kita jaga kekompakan dan kebersamaan.”
Selamat kepada Bapak Dr.H.Parji, M.Pd., yang telah resmi menjadi Rektor Universitas PGRI Madiun periode 2017-2021. Semoga sukses dalam menjalankan tugas dan amanah yang diemban. (Lnd/Dian)

PAGELARAN SENI TARI DRAMA DALAM RANGKA UAS SEMESTER GASAL PGSD UNIPMA


Madiun- Minggu kedua bulan Januari adalah masa-masa UAS bagi mahasiswa UNIPMA. Untuk semester gasal prodi PGSD, UAS tidak melulu soal kertas dan bolpoint. Ya, disana ada mata kuliah seni tari-drama yang setiap tahunnya selalu mengadakan pagelaran seni tari-drama bagi mahasiswanya. Oleh sebab itu, untuk mengetahui penyelenggaraan pagelaran ini, kami meminta keterangan dari Ibu Hartini, S.Sn, M.Pd. yang merupakan salah satu dosen pengampu mata kuliah ini.
Berdasarkan keterangan beliau, pagelaran ini diikuti oleh seluruh kelas prodi PGSD semester 5 dari kelas 5A-5L dengan anggota tiap kelompok 6-8 orang, terdiri dari 81 kelompok yang mana dari 12 kelas tersebut mata kuliah seni tari-drama diampu oleh bu Hartini dan bu Dewi Triyanasari. Pagelaran ini diselenggarakan selama 4 hari dan setiap harinya ada 2 kloter, dengan masing-masing kloter 10 kelompok, mulai hari Senin (16 Januari 2017) hingga Kamis (19 Januari 2017) yang mana untuk pembagian waktu tampil adalah dengan cara perwakilan tiap kelompok dari 12 kelas mengambil nomor undian, yang mengambil nomor undian pun bervariasi, tdk monoton, jadi yang tmpil dan menonton bisa dari beberapa kelas,tidak hanya satu kelas untuk menambah kemeriahan pagelaran.
Menurut bu Hartini, tujuan diadakannya pagelaran ini yaitu untuk mengembangkan seni tari dan membekali mahasiswa PGSD dalam bakat seni tari agar nantinya bisa mengajarkan pada anak didik. Beliau juga menambahkan bahwa pagelaran ini adalah salah satu bentuk evaluasi proses pembelajaran, maka yang menilai adalah bu Dewi dan bu Hartini, tetapi masing-masing menilai kelas yang diampu saja agar lebih adil. Kriteria penilaiannya terdiri dari wiraga, wirama dan wirasa penari, kekompakan dalam team, dan partisipasi di kelas selama proses pembelajaran.

Harapan beliau sendiri dengan diadakannya pagelaran ini adalah supaya mahasiswa lebih dapat merasakan,menghargai dan mengembangkan seni yang dimulai dari diri pribadi. Selain itu, agar mahasiswa dapat mengajarkan seni tari ini di sekolah ketika nanti PPL digunakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat saat KKN. Ririn Dewi L.

Apresiasi Karya Mahasiswa, Himadira Gelar Pameran Media dan Buku Ajar


“Budaya Lokal”, itulah tema yang diusung pada pameran media pembelajaran yang digelar Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah (HIMADIRA) IKIP PGRI Madiun. Bertempatkan di kelas model pendidikan sejarah, Kamis siang (05/01), acara yang merupakan program kerja tahunan Himadira ini menghadirkan nuansa berbeda dari tahun sebelumnya. Kali ini sesuai dengan tema yang diusung, sebanyak 24 media pembelajaran terpampang rapi di atas meja dengan ciri khas dan keunikan masing-masing.
Berbagai media tersebut merupakan karya asli mahasiswa semester 5 pendidikan sejarah sebagai luaran dari mata kuliah media pembelajaran. Tak hanya warisan budaya di pulau Jawa, berbagai ikon khas daerah lain seperti Riau, dan NTT pun turut dipamerkan. Uniknya, masing-masing stan dijaga oleh mahasiswa yang bersangkutan dengan berpakaian daerah dan siap sedia memaparkan karyanya saat ditanya oleh pengunjung, dimana setiap media disertai satu buah buku ajar pegangan guru yang memaparkan materi dari media tersebut.
Terdapat media dengan konsep permainan ular tangga dimana pada tiap angka, siswa akan dikenai pertanyaan. Media lain menggunakan konsep permainan dhakon dengan tujuan melatih keterampilan siswa dalam berhitung. Ada pula media berupa peta wisata dimana masing-masing titik wilayah yang terdapat budaya lokal diberi lampu dengan nyala berbeda. Media lain sebagai wujud pengenalan ikon khas daerah menampilkan replika benda sejarah, rumah adat, situs peninggalan sejarah, kesenian daerah, dan sebagainya. Selain berwujud benda, beberapa media disajikan dengan konsep berbeda. Seperti media powerpoint dengan dasar efisiensi bahan dan kenyamanan saat dibawa ke tempat mengajar. Alasan lain karena ingin mengembangkan media sejalan dengan perkembangkan jaman, yakni berbasis teknologi.
Pada dasarnya pameran ini digelar bukan semata realisasi program kerja tahunan Himadira. Lebih dari itu, tujuan utamanya adalah untuk menghargai karya mahasiswa.  Hal ini merupakan bentuk apresiasi untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa sehingga  kedepannya dapat menciptakan media pembelajaran yang lebih menarik dan inovatif. (Lnd_N)

Refleksi Akhir Tahun IKIP PGRI MADIUN



Akhir tahun sedang kita nikmati dan sebentar lagi tahun baru segera menyapa kita semua. Mahasiswa IKIP PGRI Madiun pun juga antusias menghabiskan akhir tahun ini dengan Refleksi Akhir Tahun (RAT).
Acara ini dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2016 di Graha Cendekia IKIP PGRI Madiun. Walaupun sebelumnya sempat hujan lebat namun acara RAT ini tetap dilaksanakan sesuai dengan jadwal yaitu pukul 19.00 hingga pukul 22.00 malam. Para pengunjung sangat menikmati acara pada hari ini. Para pengunjungnya yaitu mahasiswa IKIP PGRI MADIUN.
Refleksi akhir tahun (RAT) tahun ini mengangkat tema "Night to Remember" bahwa RAT ini diharapkan mampu memberikan kesan yang tidak ingin dilupakan oleh setiap para pengunjung. Acara ini dimeriahkan oleh beberapa orgamawa yang ada di IKIP PGRI Madiun yang sangat bertalenta dan telah ahli dalam bidang seni. Terlihat saat pembukaan RAT ini dibuka oleh organisasi karawitan yang, ada di IKIP PGRI Madiun dan kemudian disusul oleh seni tari Tjandra Kirana IKIP PGRI Madiun sekaligus sambutan dari Bapak Wakil Rektor 3 IKIP PGRI Madiun. Selain itu para orgamawa himpunan mahasiswa membuka stand pameran yang masing-masing menciri khaskan prodi tersebut. Orgamawa ukm (unit kegiatan mahasiswa) juga membuka stand dengan menyajikan makanan yang khas dengan madiun.
Adanya acara ini semoga menambah semangat dan harapan para mahasiswa dalam menyambut tahun baru 2017. Mampu lebih menjadi mahasiswa yang baru smart and security honourable.

- Copyright © 2015-2016 Pers Kampus Edukasi - Modified by Tomas Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -